Rabu, 10 Februari 2010

Tuhan Menegur Ku Lewat Sakit ini

Kesehatan adalah penting adanya, mungkin semua orang akan setuju dengan ku soal ini. Ketika kesehatan teramat mahal bagi setiap orang. Hal serupa ini sedang ku alami. Saat aku harus membiasakan diri ku dengan sakit yang ku derita saat ini. Dahulu sebelum saat ini, jujur harus aku akui, aku mungkin adalah salah seorang yang jarang terserang gangguan kesehatan. Namun kini keadaan itu berbalik 180 derajat. Yaeh... Kini tubuh ku ini cukup mudah untuk terserang gangguan kesehatan.

Sedikit berbagi cerita, semenjak menginjakkan kaki ku di kota pelajar ini untuk menempuh pendidikan sarjana, aku mulai sering tidak sehat. Sebelumnya aku tidak pernah memiliki riwayat kesehatan seperti ini. Sakit yang terbilang cukup parah untuk ku sebelumnya adalah “malaria”. Tak ada gangguan kesehatan lainnya yang terbilang cukup parah yang menyerang ketahanan tubuh ku selain penyakit malaria.

Sungguh telah cukup banyak yang berubah. Kini aku mulai gampang terserang peyakit semenjak aku memutuskan untuk tinggal di kota gudeg ini. Entah apa yang salah dengan keadaan ini. Pola hidup ku kah yang salah ataukah ketahanan tubuh ku yang tidak cukup baik untuk lingkungan tempat tinggal ku saat ini.

Telah hampir 3 tahun aku bermukim di kota penuh budaya ini, telah cukup banyak juga riwayat kesehatan yang aku tuliskan dalam catatan kesehatan ku. Mungkin tidak perlu ku sebutkan satu per satu penyakit yang pernah menyerang tubuh ku. Tetapi untuk kali ini, aku telah benar-benar merasakan betapa mahalnya kesehatan itu.

Dalam sakit ku, ada semangat lain yang mampu menguatkan ku untuk tetap berjuang dan bertahan. Aku harus melawan sakit yang sedang ku derita. Karena ada banyak impian yang belum kuraih dan ku bingkai untuk kelak menjadi catatan perjalanan hidup ku dan cerita di hari tua ku nanti. Aku harus tetap semangat...

Aku percaya, sakit ku ini hanyalah bagian kecil dari teguran yang di berikan olehNya untuk ku. Teguran karna Ia masih mengasihi ku... mengasihi ku sebgai hambaNya. Tuhan... jika dengan sakit ini Engkau mengasihi ku, maka dengan tangan dan kaki yang lemah ini ku serahkan semua padaMu.

Sakit ini, takkan menghalangi bahkan menghentikan ku untuk meraih dan menjemput semua impian ku. Ini akan ku jadikan pelajaran berharga untuk tidak lagi mengabaikan kesehatan ku.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar